Saya tak akan pulang ke rumah itu, kalau dia masih ada di rumah itu. Saya bersumpah tak akan menginjakkan kaki di ibukota, selama dia masih bebas keluar masuk pintu rumah itu.
Saya berikan pilihan. Saya atau dia? One dead, One Live.
 | luka itu | Oct 19, '07 9:34 AM for everyone |
luka itu sudah sembuh... kau keringkan dengan hanya sekali sentuh... aku kembali berdiri dan bersumpah tak lagi runtuh... aku kan hidup untuk bertarung... jiwa seorang pejuang yang tak kenal kata pecundang... senjataku wacana, aku maju tanpa parang... dengan isi kepala ku tak gentar di medan perang
kau adalah alasanku tuk terus maju... takan mundur, takkan ambil langkah seribu... kau adalah tujuan pendakianku, puncak mahameruku... berlian ekspedisiku dan kelopak anatoliaku...
untukmu, mereka yang menghujat akan segera kusingkirkan.. untukmu, jalan menuju masa depan akan kusapu bersihkan... untukmu, kenyataan pahit akan segera kuhapuskan... untukmu, satu halaman bersih akan kupersembahkan... meski mereka harus terhunus kehancuran...
siapkan palumu dan ku kan bawakan aritku kita satukan nanti saat berjumpa di laut merah saat darah berhenti tumpah... dan seluruh musuh telah musnah...
 | never | Oct 19, '07 9:18 AM for everyone |
i am more smater then you thinkk.. more slippery then you thinkk... stop me if you kann.. you will regret!!!
Saya yang menamakan bayi laki-laki itu ketika dia lahir setahun dua bulan yang lalu. Lengkapnya Azrah al Uzaiyr.
Meski Azrah bukan anak saya, tapi saya sangat cinta pada ibunya lebih dari pada ayah Azrah mencintai wanita itu. Dia lah alasan kenapa saya tahan2 diri saya tetap tinggal di kota najis haram jadah bernama Surabaya yang penuh dengan orang-orang tolol, dangkal, matrialistis, hedonis, dan kehidupan seni dan musik yang menyedihkan. Sesudah Azrah lahir, wanita itu mengirimnya ke Pasuruan untuk diasuh nenek dan bu de nya. Sementara dia tetap tinggal di Surabaya dan meneruskan kehidupan bebasnya seakan Azrah tak pernah ada. She is still sing and dance in stupid clubs. Saya sering bilang dia punya bakat yang dia buat mubazir dengan pekerjaannya itu. Tapi setiap kali saya ingatkan dia malah kabur. Lari ke dekap laki-laki lain. Yeah saya tak bisa protes. Dia memang bukan pacar saya. Kalau dia menginap di kost saya tanyakan kabar Azrah di Pasuruan. Dia bilang cuma baik, sehat, dan jawaban yang selalu singkat. Dia tak suka bicarakan anaknya. Bulan puasa ini adalah bulan yang berat buat saya sebab banyak alasan. Keluarga saya di Jakarta semakin kacau, seorang yang selama ini saya kagumi mengecewakan saya, dll. Untung ada wanita itu. Ia selalu menghibur dan mendinginkan emosi saya. Lalu saya tanya pada dia, tidakkah kamu rindu pada Azrah? Ayo kita ke Pasuruan lebaran nanti. Saya juga rindu ibu dan anakmu. Dia marah. Dia bilang saya tidak tau apa=apa soal ibu dan anaknya. Azrah lebih baik tidak kenal dia. Kami bertengkar besar. Ia pergi meninggalkan saya. Bawa baju2 yang sebelumnya dia simpan di lemari saya untuk setiap menginap. Di kembalikan kunci kost saya. Dia bilang tak akan mau kembali. Entah apa yang merasuki saya... Sore itu juga saya kumpulkan sisa2 uang saya, dan saya berangkat ke Pasuruan. Aburizal Bakrie anjing ngentot membuat perjalanan saya jadi lama banget. Terakhir saya datang ke sana waktu mengantar Azrah dengan wanita itu. Sekarang setahun sesudahnya, dindingnya sudah berganti warna jadi hijau. Sebelumnya kremm. Kali ini mereka menyambut saya dengan ramah sekali. Dulu waktu saya antar Azrah ke sana, mereka benci saya karena mereka pikir saya yang menghamili wanita itu, tapi nggak mengaku. Sekarang mereka baik stelah wanita itu mengaku siapa sesungguhnya ayah Azrah dan mengapa tak mau bertanggungjawab. Azrah sudah besar. Sudah bisa jalan timik-timik. Suka minta digendong saya. Suka main bola. Selama berhari-hari saya tinggal di sana, mereka semua senang sekali karena Azrah serasa punya ayah. Saya pun juga senang sekali. Tapi saya sedih setiap mereka menanyakan wanita itu. "Kenapa kalian ndak kawin saja mas?" tanya bu dhenya "Dia masih ingin bebas." jawab saya ... "Yang jujur saja mas, dia itu kerja apa?" tanya ibunya "Dia penyanyi dan dancer." jawab saya ... "Apa dia suka kangen sama anaknya?" tanya mereka "Kangen sekali. Tapi dia takut mau ke sini." Malam terakhir saya di sana, saya telefon wanita itu. Dia tidak mau mengangkat. Saya SMS saja. 'Saya mau mengaku. Semoga kamu ga marah. Saya sudah bbrp hari ini di rumah ibumu. Anakmu sudah besar. Cakep kayak ibunya. Kamu apa kabar?' Jawaban dia 'Pantes kamu nggak pernah ada di kost. Salam buat ibuku. Aku minta oleh2 foto Azrah yang banyak'
Saya segera kembali ke Surabaya esok paginya. Malam tadi kami nikmati berjam-jam dengan melihat-lihat foto Azrah dan bercinta. Wanita itu senang .... dan kalau dia senagn saya pun senang.
hey bitch yea you kno im talkin to u!!!
soooo.... gua denger lu jagoan. doyan berantem ya.... bole juga ga disangka-sangka.
sayangnya gua tau kasus-kasus lu mulai dari yang ancol... ciganjur... dan pastinya yang paling hottttt kasus perdatam??? pastinya nggak lupa ... u kno what im talkin bout...
sorry bitch, i kno sum people from ur pass.. oops.... hahahaha
goodluck dengan tobat nya.
Ini jawaban si ucok ke gua::::::::
gua udah bosen urusan sama orang-orang pengecut kaya lo yang bisanya cuman nyampah di dunia maya! dari FPI sampe fans ga jelas kayak lo, semuanya cuman bisa nyampah di internet! ini nomer gw xxxxxxxxxxxxx ini alamat rumah gw :xxxxxxxxxxxxx ini alamat tempat gawe gwa: xxxxxxxxxxxxxx datang kalo mau nyampah, komplen dan apapun yang ingin lu tau! tau apa lu soal album baru gw? tau apa lu soal temen2 gwa? tau apa lu soal sell out? tau apa lu tentang idup gwa? tau apa lu tentang struggle gw? mau ngehakimin gw dengan ngeliat dengan siapa gw temenan? datang anjing! tunjukin lu ga cuman bisa nyampah UCOK
| |